AWDA tidak bisa dijalankan secara efektif tatkala dikerjakan secara indivual atau parsial. AWDA memerlukan kerjasama yang terpadu dan mendorong para pihak untuk berperan sebagai mitra kami untuk menjalankan program ini. Para mitra sangat dibutuhkan perannya sebagai bagian dari sistem sosial dan sistem dukungan. Kerangka program AWDA tampak pada gambar berikut.
Pelatihan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap satu dilaksanakan selama 11 hari secara terus-menerus tanpa libur. Tahap dua dilaksanakan selama 3 bulan. Melalui proyek usaha rintisan, para peserta ditantang memulai usaha tanpa uang hingga mampu memiliki usaha rintisan. Dalam waktu 3—9 bulan, kami yakin pserta bisa memiliki usaha rintisan (tentu belajar dengan sungguh-sungguh, niat dan tekad kuat). Kami focus pada proses perintisan dan ketahanannya, bukan pada besar kecilnya usaha rintisan. Fasilitas online memudahkan peserta dan tim AWDA untuk melakukan pemantauan implementasi rencana bisnis.
AWDA dirancang secara bertahap menjadi sebuah sistem pembelajaran kewirausahaan yang terintegrasi (integrated ZEP) berbasis wilayah dengan rencana pembangunan jangka panjang dan menengah (RPJP dan RPJM) dan potensi lokal kabupaten dan provinsi bersama dengan universitas mitra. Untuk memastikan kerangka program ini bisa berjalan, kami bekerjasama dengan para mitra dan pemangku kepentingan yang berperan sebagai bagian dari sistem dukungan, sistem social, dan perwakilan. Para alumni juga
sangat penting dalam memperkuat sistem AWDA agar menjadi sebuah gerakan kewirausahaan yang semakin maju. Kerangka kerja program AWDA ini bisa dilihat di gambar 1 di atas.
AWDA dirancang secara bertahap menjadi sebuah sistem pembelajaran kewirausahaan yang terintegrasi (integrated ZEP) berbasis wilayah dengan rencana pembangunan jangka panjang dan menengah (RPJP dan RPJM) dan potensi lokal kabupaten dan provinsi
bersama dengan universitas mitra. Untuk memastikan kerangka program ini bisa berjalan, kami bekerjasama dengan para mitra dan pemangku kepentingan yang berperan sebagai bagian dari sistem dukungan, sistem social, dan perwakilan. Para alumni juga sangat penting dalam memperkuat sistem AWDA agar menjadi sebuah gerakan kewirausahaan yang semakin maju